Ditulis Oleh : Dian Anggraini
Malam itu, langit sangat cerah. Aleeya berbaring di rumput belakang rumah, menatap ribuan titik cahaya di atas sana.
“Ibu, kenapa ya bintang-bintang itu seperti sedang main petak umpet? Kedip-kedip terus!” tanya Aleeya penasaran.
Ibu tersenyum lalu ikut berbaring di sampingnya. “Sebenarnya, bintang itu tidak benar-benar berkedip, Sayang. Cahaya mereka itu tenang dan stabil.”
Aleeya mengernyit heran.
“Tapi kan aku lihat sendiri, Bu!”
Ibu menjelaskan bahwa rahasianya ada pada atmosfer Bumi. Cahaya bintang harus melewati lapisan udara yang tebal dan terus bergerak sebelum sampai ke mata kita. Udara yang suhunya berbeda-beda itu membelokkan cahaya bintang ke sana kemari.
“Bayangkan cahaya bintang itu seperti lari maraton menembus angin kencang,” kata Ibu. “Karena udaranya bergerak, cahayanya jadi terlihat goyang atau berkelap- kelip.”
Aleeya manggut-manggut. Ternyata, bintang-bintang itu tidak sedang berkedip padanya, melainkan lapisan udara Bumi yang sedang
menari-nari membiaskan cahaya. Wah, luar angkasa memang penuh kejutan yang keren! ***

